Trik Install Linux Pada BIOS Yang menerapkan Sistem UEFI Dimana Grub Gagal Untuk Di Install


Selamat Pagi, Saya menulis tutorial ini karena banyak orang yang menghadapi masalah dalam menginstall Linux pada komputer yang mempunyai Bios dengan kemampuan EFI. Keluhan-keluhan yang dilontarkannya adalah GRUB tidak terinstall dengan tepat sehingga komputer bisa dipakai dengan tampilnya pada layar “no operating system found” atau pada dual booting hanya Windows yang tampil.
Saya yakin ini hanya situasi sementara, distro linux khusunya mint pasti suatu saat akan menemukan caranya untuk menginstall linux pada bios EFI dan Hardisk yang berformat GPT.

Kenapa GRUB tidak terinstall dengan baik di EFI, karena komputer tersebut punya bios EFI sehingga secara default hanya MS Windows saja yang bisa, bios EFI memerlukan hardisk yang diformat dengan GPT, sedangkan GRUB tidak bisa terinstall di partisi table GPT, ini membutuhkan suatu usaha dan skill yang lumayan.

Sekarang pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana caranya supaya GRUB bisa diinstallkan?, jawabannya adalah dengan merubah format table partisi GPT menjadi partisi table MBR, setelah itu baru install linuxnya, resikonya dengan cara ini data yang di hardisk akan terhapus, termasuk Windowsnya. Untuk melakukan ini kita pake software GPARTED tersedia dalam Live CD Ubuntu atau mint, tunggu sampai hardisknya dikenali, lalu klik kanan pada partisinya dan pilih untuk membuat partisi tabel yang sudah ada. Pilih MSDOS dari daftar, klik OK kemudian apply/commit all changes.
Setelah itu anda bisa membuat partisi untuk linuxnya dan menginstall Linux juga.

Apakah harus merubah settingan bios? jika anda punya bios dengan kemampuan UEFI dan Legacy, rubah menjadi Legacy boot only atau Both enable with Legacy Boot first.

Apakah bisa dual boot Windows 7 dan Linux pada bios UEFI?, jawabannya bisa. Tapi hati-hati jika anda menginstall Windows 7 dari DVD media itu akan merubah format hardisk menjadi GPT lagi sehingga dual boot jadi susah, untuk menghindari hal tersebut instalasinya Windows 7nya pake live usb, karena dengan live USB tidak akan merubah menjadi partisi tabel GPT.

Semoga Bermanfaat.

Fahmi

We’re still Pioneers, We Barely Begun. Our Greatest Accomplishments cannot be behind us, cause our destiny lies above us.

6 Comments

  • Finder
    March 15, 2016 at 4:54 pm

    Terimakasih infonya

    • Fahmi
      March 19, 2016 at 9:14 am

      sama-sama bro 🙂

  • sandy
    April 20, 2016 at 11:42 pm

    saya kurang mengerti dengan penjelasan di atas, saya punya masalah install kali linux di asus x450j dengan dual boot, proses instalasi berlangsung lancar, tapi setelah restart tidak ada pilihan dual boot, malah langsung ke windows 8.1, masalahnya sama kaya dia atas memakai sistem uefi, apakah bisa dibantu dengan cara step by step atau bisa dengan gambar, terima kasih

  • Reza
    April 24, 2016 at 7:47 pm

    Bagaimana jika sistemnya sudah terinstal Windows 10 yang menggunakan GPT? Apakah harus menghapus OS tersebut untuk memberi ruang bagi Grub-nya Linux tertanam lalu dilanjutkan dengan instalasi Windows 10 lewat LiveUSB?

    Tahapan pada paragraf terakhir itu apakah menjamin Windows 10 serta bootloader-nya dapat diinstal di MBR jika menggunakan metode instal via LiveUSB..?
    Terima kasih.

  • blint
    April 3, 2017 at 1:31 pm

    terima kasih artikelnya, ..

  • alwi
    July 1, 2017 at 12:25 am

    kenapa sistem devece boot bios yang UEFI tidak bisa di ganti legalc dan ini di bloc di menu bios saya

Leave a Reply